Friday, August 14, 2009

Potensi Penyakit Dimana mana

Jika kita telaah atau kita pelajari akan sumber penyakit disekitar kita.
Apa saja yang aman dan apa yang berpotensi membahayakan kesehatan kita dan keluarga. Bagi kita sendiri / istri bekerja, rata rata dalam 1 hari /24 jam menghabiskan waktu sekitar 8 jam di kantor, 3 jam diperjalanan pulang pergi rumah – kantor. Sisanya rata rata 13 jam kita habiskan dirumah. Bagaimana dengan kondisi lingkungan bagi kelurga dirumah?
Namun berapa banyak orang yang menyadari bahaya yang bersembunyi dan mengintai kantor / di rumah-rumah mereka? Jika lingkungan tak terawat, mungkin hal itu dapat membuat Anda sakit. Untuk lebih jelasnya mengenai bahaya di dalam kantor kendaran dan rumah, renungkan berapa kali dalam sehari kita tercemar pada toksin dan zat yang dapat mengganggu tubuh. Marilah kita lihat beberapa contoh apa yang terdapat pada lingkungan kita
Kantor tempat kita bekarja sehari hari:
1. Kurang sirkulasi udara dan sinar matahari.
2. Efek kuman dari AC.
3. Kuman pada karpet
4. Bahan kimia dari bangunan (cat, furniture sintetis, gypsum).
5. Bahan kimia dari pembersih dan pewangi ruangan.
6. Bahan kimia dari alat tulis.
7. Radiasi electronic (Mesin foto copy, printer, PC, dll)
8. Asap Rokok.
Kendaraan :
1. Efek kuman dari AC.
2. Kuman pada karpet.
3. Sirkulasi udara
4. Bahan sintetis vinyl, plastic.
5. Polusi udara.
6. Pewangi mobil.
7. Bahan kimia pembersih.
Ruang keluarga:
1. Efek kuman pada AC
2. Kurang sirkulasi udara dan sinar matahari
3. Bahan kimia pembersih keramik/porselen
4. Bahan sintetis pada furniture (vinyl)
5. Plastik beracun
6. Bahan kimia dalam cat tembok dan furniture
7. Kuman pada karpet
8. Pestisida penyemprot serangga.
Kamar Mandi
1. Kurang sirkulasi udara dan sinar matahari
2. Bahan kimia pembersih keramik/porselen
3. Air berkaporit
4. Pewangi Toilet
Perkakas alat masak :
1. Teflon
2. Plastik beracun
3. Bahan kimia pembersih
Makanan
1. Kandungan pestisida pada makanan (buah dan sayuran)
2. Pewarna
3. Pengawet
4. MSG
5. Pemanis buatan.
6. Zat adetif pada minuman kaleng
Banyak penyakit yang tanpa kita sadari datang menghampir diantaranya alergi, sakit kepala, mual-mual, gangguan pernapasan, keletihan yang sangat (fatigue), dan batuk-pilek adalah pertanda adanya serangan pada tubuh kita. Sumber serangan itu tanpa kita sadari lebih sering datang dari hal-hal sepele, seperti barangbarang di sekitar kita. Banyak pula orang (terutama ibu rumah tangga) yang tidak menyadari bahwa zat pembersih, pengharum, maupun desinfektan yang mereka pakai, yang seharusnya melindungi mereka dari penyakit, justru dapat mendatangkan penyakit. Zat racun ada di sekitar kita dan kita tinggal dikelilingi olehnya tanpa kita sadari. Mulai dari polutan di udara yang kita hirup sampai ke kandungan kimia dalam tubuh kita akibat makanan yang kita konsumsi. Apakah sebenarnya toksin itu? Toksin adalah substansi atau zat yang meracuni tubuh kita. Toksin dapat menyebabkan permasalahan sepele, mulai dari ruam-ruam pada kulit sampai ke penyakit berbahaya, seperti kanker. Toksin bersifat merusak tubuh. Dan, terkadang kita malahan memasukkan racun tersebut secara sadar ke dalam tubuh kita
Beberapa langkah dibawah mungkin bisa dijadikan solusi untuk mengurangi toksin atau pencemaran di sekitar kita.
• Meminimalkan pemakaian AC. Pilihlah AC non-CFC dan hemat energi.
• Meminimalkan penggunaan bahan kimia.
• Membersihkan karpet setiap hari.
• Memilih produk yang ramah lingkungan. Misalnya parfum non-CFC.
• Memakai plastik berulang kali. Sampah plastik sulit diurai dan kalau dibakar menimbulkan zat beracun.
• Mengurangi jumlah mobil lalu lalang. Misalnya dengan jalan kaki, naik sepeda, kendaraan umum, atau naik satu kendaraan pribadi bersama teman-teman (car pooling).
• Selalu merawat mobil dengan seksama agar tidak boros bahan bakar dan asapnya tidak mengotori udara.
• Memilah antara sampah basah dan sampah kering dan menyediakan tempat untuk keduanya.
• Memfotokopi secara bolak-balik atau memakai kertas yang sisinya masih kosong. Menghemat kertas berarti mengurangi penggundulan hutan. Bumi yang hijau dapat menyerap polusi lingkungan lebih baik.
• Tidak mengkonsumsi makanan atau minuman kaleng.
• Mengkonsumsi buah dan sayuran organik
• Menggunakan lampu dengan kapasitas yang tepat.
• Menghiasi rumah dan lingkungan dengan tanaman asli.
• Kalau toilet menggunakan pengharum ruangan, pilih yang tidak mengandung aerosol.
• Jangan membuang sampah sembarangan, terutama di sungai, selokan dan laut.
• Menggunakan lebih banyak barang-barang yang terbuat dari kaca/keramik, bukan Teflon, plastik atau styrofoam.
• Sebisa mungkin menghindari menggunakan barang/produk dengan kemasan kecil (sachet) karena akan menambah jumlah sampah.
• Membiasakan menggosok gigi dengan menggunakan gelas, bukan menyalakan keran terus-menerus. Jangan sia-siakan air bersih.
• Tidak merokok.

Download Article in PDF file


.

0 comments:

Profile

My photo
My emails are mtorikj@gmail.com or torikjoedtama@yahoo.com or call me to +62 811811721

My Facebook

Internet Marketing
Subscribe to updates
Free Traffic Tools!
Submit your website to 20 Search Engines - FREE with ineedhits!

  © Free Blogger Templates Spain by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP